SINTANG, KALIMANTAN BARAT — 25/08/2026//Penyelesaian persoalan secara adat dan kekeluargaan kembali menjadi jalan yang ditempuh dalam menyelesaikan permasalahan antara keluarga dengan pihak keluarga dari Ensawak. Pertemuan tersebut berlangsung dengan mengedepankan suasana damai, kebersamaan, serta sikap saling menghargai.
Dalam proses penyelesaian adat tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk mengedepankan musyawarah dan mencari jalan terbaik demi menjaga hubungan kekeluargaan. Setiap persoalan dibicarakan secara terbuka dengan tetap menghormati nilai-nilai adat dan norma yang berlaku di tengah masyarakat.
Penyelesaian secara kekeluargaan ini menjadi bentuk komitmen bersama agar permasalahan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Sikap saling menghormati, mendengarkan dan memahami menjadi bagian penting dalam proses menuju perdamaian.
Keluarga dari Ensawak juga menyampaikan sikap untuk menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin dan bijaksana. Hal tersebut menunjukkan bahwa adat dan musyawarah masih menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan hubungan antarkeluarga dan masyarakat.
Dengan tercapainya kesepakatan secara damai, kedua belah pihak berharap hubungan kekeluargaan dapat kembali berjalan dengan baik tanpa adanya rasa dendam maupun perselisihan yang berkepanjangan.
Penyelesaian adat secara kekeluargaan ini diharapkan menjadi contoh bahwa setiap persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi, musyawarah dan kebijaksanaan, sehingga kedamaian serta persaudaraan tetap terjaga di tengah masyarakat Sintang, Kalimantan Barat.
“Dengan adat kita bermusyawarah, dengan kekeluargaan kita berdamai, dan dengan kebijaksanaan kita menjaga persaudaraan.”
0 Komentar