Sintang, Kalbar - Inilah potret buram kondisi pasar sayur di Desa Sungai Ana, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Seperti yang terlihat, atap bangunan ini tidak lagi berfungsi sebagai pelindung. Lubang-lubang besar menganga di langit-langit, membiarkan cahaya matahari, dan yang lebih buruk, air hujan, masuk tanpa penghalang."
"Kondisi bangunan pasar ini sudah rusak sangat parah. Struktur atap yang lapuk dan bolong-bolong di mana-mana menjadi pemandangan sehari-hari yang menyedihkan. Bertahun-tahun lamanya, kondisi ini dibiarkan begitu saja tanpa ada tanda-tanda perbaikan dari pihak berwenang.
Hendrik salah satu Pedagang "Kami Bayar Retribusi, Tapi Dagangan Hancur Terkena Hujan
Menurut dia, Para pedagang yang mengandalkan gedung ini untuk mencari nafkah kini hidup dalam bayang-bayang kekhawatiran. Mereka mengeluhkan kerugian yang terus menerus dialami. Setiap kali hujan turun, mereka harus berlomba dengan waktu untuk menutupi dagangan mereka agar tidak hancur terkena air hujan. Mereka merasa ditinggalkan karena tidak ada sedikitpun perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat."
Kondisi kritis ini mendapat perhatian serius dari tokoh masyarakat Kabupaten Sintang, Bapak Budi. Saat meninjau lokasi, beliau menegaskan bahwa ini bukan hanya masalah kenyamanan, tapi keselamatan. Budi menyatakan kekecewaannya atas lambannya respons pemerintah terhadap infrastruktur vital seperti pasar, yang merupakan urat nadi perekonomian desa, ujarnya.
Budi Tariu tokoh masyarakat Sintang mendesak pemerintah kabupaten Sintang atau propinsi Kalimantan Barat untuk melakukan evaluasi dan bertindak
"Jangan menunggu sampai bangunan ini roboh dan menelan korban" adalah peringatan keras tentang potensi konsekuensi dari pembiaran lebih lanjut, ujarnya.
Para pedagang di Desa Sungai Ana dan warga sekitar mendesak Pemerintah Kabupaten Sintang dan Pemerintah Provinsi segera mengambil tindakan nyata. Jangan menunggu sampai bangunan ini roboh dan menelan korban. Perbaikan pasar Sungai Ana adalah kebutuhan mendesak bagi kesejahteraan dan keselamatan warga. (red/tim)
0 Komentar