MELAWI, KALBAR-//Propamnews86.com — Sejumlah pelanggan PLN di Kabupaten Melawi mendatangi Kantor ULP PLN Nanga Pinoh, Selasa (1/9/2026), menyampaikan keluhan terkait pasokan listrik yang dinilai tidak stabil dan kerap mati-nyala secara mendadak.
Kondisi tersebut dikeluhkan karena diduga berdampak pada kerusakan sejumlah peralatan elektronik rumah tangga, seperti kulkas, televisi dan perangkat elektronik lainnya.
Salah seorang konsumen, Jefri Saragih, mengaku kecewa dengan kondisi pelayanan listrik yang menurutnya terus berulang.
“Kulkas, TV dan peralatan elektronik lain sering rusak karena listrik mati-nyala terus. Saat kami tanyakan, jawabannya selalu sama,” ungkap Jefri.
Sementara itu, Kepala Bagian P3K (Penanganan Gangguan dan KWh Meter) ULP PLN Nanga Pinoh, Tegar, menyebut persoalan tersebut berkaitan dengan sisi pembangkitan.
“Memang saat ini kendalanya ada di pembangkitan. Apalagi jaringan kita harus menampung arus listrik sampai ke Kecamatan Serawai dan Ambalau, Kabupaten Sintang,” jelasnya.
Namun, penjelasan tersebut dinilai belum menjawab keresahan pelanggan. Jefri menyebut alasan mengenai kendala pembangkit sudah berulang kali disampaikan kepada masyarakat.
“Itu jawaban klasik. Selama ini jawabannya selalu itu-itu saja,” tegasnya.
Di sisi lain, upaya wartawan untuk meminta penjelasan langsung kepada Kepala PLN ULP Nanga Pinoh yang baru terkait langkah konkret PLN dan tanggung jawab terhadap keluhan pelanggan belum mendapatkan keterangan. Kepala PLN tersebut disebut menghindari wartawan saat hendak dikonfirmasi.
Masyarakat berharap PLN tidak hanya memberikan penjelasan mengenai kendala teknis, tetapi segera menghadirkan solusi konkret dan jangka panjang agar pasokan listrik stabil serta kerugian pelanggan akibat gangguan listrik dapat diminimalkan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PLN ULP Nanga Pinoh masih diupayakan untuk memberikan klarifikasi dan tanggapan.
0 Komentar